Selasa, 10 Januari 2017

Menebak Kepribadian dari Jenis Musik Favorit


Tidak bisa dipungkiri, musik sudah menjadi makanan pokok bagi setiap orang. Musik selalu didengarkan dimanapun mereka berada. Banyak cara yang dilakukan oleh orang-orang saat mereka sedang mendengarkan maupun memainkan musik. Entah itu, memainkan musik dengan gitar yang dibeli dari toko jual gitar akustik, mendengarkan musik dari Handphone menggunakan Earphone, dan lainnya. Selain memberikan rasa tenang, ternyata musik yang selalu didengar bisa membaca kepribadian kamu lho! 


Kepribadian dari Jenis Musik Favorit


Yuks, langsung saja disimak arti kepribadian kamu melalui musik yang kita sukai:

  • Musik dengan genre Pop


Hampir setiap orang menyukai genre musik Pop. Liriknya yang gampang sekali diingat, penggunaan kata-kata yang mudah, dan nadanya yang merdu, akan membuat kita selalu mendengarkan musik Pop. Nah, jika kamu menyukai dan sangat cinta sekali dengan musik Pop, maka kamu orangnya memiliki semangat tinggi. Apabila sedang bercanda dengan teman-teman, sudah pasti teman-temanmu akan tertawa dibuatnya. Dan juga, orang-orang disekitarmu akan sangat senang sekali jalan bareng denganmu.

  • Musik dengan genre Akustik


Lagu-lagu akustik dengan dentingan piano yang begitu syahdu, akan membuatmu terbawa suasana saat mendengarnya. Jika kamu sudah terbawa suasana dan membuat hatimu adem saat mendengar lagu-lagu akustik. Maka, kamu orangnya sangat berempati sekali dengan sesuatu. 

  • Musik dengan genre Klasik


Musik klasik merupakan salah satu genre musik dengan ciri nada yang sangat khas. Ketika kamu mendengarkan music klasik, kamu juga akan terbawa suasana. Dan apabila kamu sangat suka sekali mendengarkan music klasik, maka kamu memiliki kepribadian yang sangat kalem saat menyelesaikan masalah.

  • Musik dengan genre Dangdut


Musik dangdut merupakan salah satu musik yang berasal dari Indonesia. Musik dangdut yang memiliki ciri khas di cengkoknya, akan membuatmu melambai-lambai dengan nada dari musik dangdut. Apabila kamu sangat suka dengan music dangdut, maka kamu orangnya sangat selow dan gak ambil pusing dengan perkataan orang lain. 

  • Musik dengan genre Jazz


Musik jazz memang membuat kita akan menggerakkan badan saat mendengarnya. Ketika kamu merasakan keasyikkan dari musik jazz, maka kamu orangnya memiliki kepribadian yang menyenangkan, kamu disukai orang-orang disekitarmu. 

  • Musik dengan genre Rock


Suara dentuman musik yang keras, membuat music rock jarang disukai oleh orang-orang. Namun, music rock ternyata juga mampu membaca kepribadian seseorang. Jika kamu penyuka music rock, kamu memiliki kepribadian yang sangat gigih dan gak pantang menyerah dengan apapun.

Bagaimana? Apakah arti kepribadianmu sesuai dengan genre musik yang kamu sukai? –SH–

Selasa, 06 Desember 2016

Tips Memilih Susu Untuk Bayi Alergi


susu untuk bayi alergi
www.cekalergi.com

Salah satu hal yang kerap membuat orang tua merasa pusing adalah menghadapi Si Kecil yang mengidap suatu alergi. Alergi pada bayi sendiri bisa bermacam-macam jenisnya. Salah satu yang paling sering adalah alergi terhadap susu sapi, ASI, kacang-kacangan hingga makanan laut. Hal ini bukanlah sesuatu yang mengherankan mengingat kondisi kesehatan dari tiap anak yang berbeda-beda. Selain itu, kondisi daya tahan tubuh anak yang belum terlalu kuat juga menjadi faktor mengapa bisa terjadi alergi pada anak.
Oleh karena itu peran aktif dari orang tua turut menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan Si Kecil. Orang tua tidak boleh lalai dalam mengawasi makanan dan minuman yang akan dikonsumsi oleh Si Kecil. Lalu, apa yang harus dilakukan jika Si Kecil memiliki alergi terhadap susu sapi. Padahal, susu adalah salah satu makanan bergizi lengkap yang amat dibutuhkan oleh Si Kecil. Nah, tips-tips di bawah ini mungkin bisa sedikit memberi pencerahan bagi orang tua yang anaknya memiliki alergi terhadap susu sapi.

Pastikan Bahwa Si Kecil Menderita Alergi Susu Sapi

Ada jenis gangguan kesehatan yang cirinya sangat mirip dengan alergi susu sapi, yakni intoleransi laktosa. Lalu, apa bedanya intoleransi laktosa dan alergi susu sapi? Intoleransi laktosa adalah gangguan kesehatan yang disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh Si Kecil untuk mencerna laktosa. Laktosa sendiri ialah zat gula yang terdapat di dalam susu dan berbagai produk turunannya. Karena tubuh tak mampu menghasilkan enzim laktase maka laktosa pun tak dapat dicerna dengan baik dan berakibat pada munculnya gangguan kesehatan.

Memilih Susu Untuk Bayi Alergi

Beberapa orang tua berpikir bahwa anak yang mengalami alergi susu sapi biasanya tidak memiliki masalah dengan jenis susu lain. Faktanya, anak yang memiliki alergi susu sapi biasanya juga memiliki alergi terhadap susu kambing, susu kedelai hingga ASI. Lalu, apa solusi yang tepat untuk mengatasi hal ini? Solusi termudah adalah dengan memberikan susu untuk bayi alergi berupa susu formula hypoallergenic. Susu jenis ini diproses sedemikian rupa sehingga protein yang terkandung di dalamnya dipecah menjadi bagian yang lebih kecil. Dengan begini tubuh Si Kecil bisa lebih mudah untuk mencerna susu ini.

Hindari Makanan Pencetus Alergi

Selain susu alergi pada bayi, hal lain yang patut untuk diperhatikan adalah makanan-makanan yang ditengarai dapat menyebabkan alergi pada anak-anak. Beberapa makanan yang termasuk ke dalam golongan alergen kuat antara lain kacang-kacangan, makanan laut hingga susu serta turunannya. Alangkah baiknya untuk menjauhkan jenis-jenis makanan ini dari Si Kecil agar kesehatannya selalu terjaga.


Alergi pada bayi atau anak memang sangat memusingkan, namun jika Bunda lebih cermat maka dampak buruk dari alergi pun akan lebih mudah untuk dihindari. Yuk, jaga kesehatan Si Kecil sekarang juga, Bun!

Rabu, 30 November 2016

Penyakit Kulit yang Paling Sering Menjadi Penyebab Alergi Pada Bayi


alergi pada bayi
www.cekalergi.com

Penyakit kulit adalah salah satu jenis masalah kesehatan yang paling sering menyerang manusia. Penyakit kulit pula yang paling sering menyebabkan alergi pada bayi. Bahkan, bayi lebih mudah terserang masalah kesehatan kulit dibandingkan dengan orang dewasa karena daya tahan tubuh yang dimiliki bayi terbilang sangat rendah dan belum terlalu kuat. Bayi pada usia 0 hingga 3 tahun adalah golongan yang paling sering terkena masalah kesehatan ini.
Di tahun pertama kehidupan Si Kecil biasanya penyakit atau masalah alergi akan sangat sering muncul karena lapisan kulitnya yang masih sangat rentan terhadap alergen. Kulit bayi yang masih halus dengan sedikit pigmen juga turut membuat kulitnya semakin rentan. Bahkan, suhu yang terlampau dingin pun bisa menjadi pencetus alergi bagi Si Kecil. Ruam merah dan peradangan pada kulit adalah salah satu gejala alergi yang paling umum pada bayi. Berikut ini adalah beberapa jenis alergi kulit pada bayi.

Biang Keringat Sebagai Alergi pada Bayi

Biang keringat adalah salah satu jenis alergi pada bayi, penyakit ini juga dikenal dengan nama miliari. Biang keringat biasanya muncul di beberapa bagian tubuh, seperti di wajah, punggung, leher dan lain sebagainya. Penyakit kulit ini biasanya ditandai dengan bayi yang rewel karena merasa gatal. Terkadang juga diikuti dengan munculnya gelembung-gelembung kecil yang mengandung air di dalamnya.
Penyebab dari alergi ini adalah udara yang terlau panas, cuaca yang lembap hingga pakaian bayi yang terlalu ketat. Bayi yang terlalu aktif bergerak juga bisa menjadi pemicu munculnya biang keringat. Salah satu cara mengatasinya adalah dengan mengenakan pakaian yang longgar pada Si Kecil. Memberikan bedak anti alergi pada Si Kecil juga akan membantu meringankan masalah kesehatan ini.

Eksim

Eksim adalah salah satu masalah kulit yang juga kerap menyerang bayi. Eksim biasa menyerang bayi saat ia berusia 3 bulan. Eksim atau eksema adalah peradangan hebat yang menjadi penyebab munculnya lepuhan-lepuhan atau gelembung kecil pada kulit bayi. Jika gelembung yang berisi cairan ini pecah maka akan membuat kondisi kulit Si Kecil semakin memburuk.
Penyebab dari eksim sendiri sangat beragam. Faktor internal seperti genetik dan faktor eksternal seperti alergen bisa menjadi penyebab eksim. Tiap bayi memiliki faktor penyebab eksim yang berbeda. Namun, salah satu penyebab eksim tertinggi adalah lingkungan yang kurang bersih. Pemberian lotion atau bedak akan sangat membantu bagi Si Kecil kala menderita eksim. Untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut maka periksakan Si Kecil ke dokter spesialis atau rumah sakit.


Nah, itu tadi beberapa penyakit kulit yang disebabkan oleh alergi pada bayi. Kesehatan sangatlah mahal harganya, oleh karena itu mari kita jaga selalu kesehatan dari Si Kecil dan seluruh anggota keluarga kita ya, Bun!

Selasa, 11 Oktober 2016

Makanan-Makanan Penyebab Alergi pada ASI


Alergi Susu Pada Bayi | Alergi Pada Bayi | Alergi Susu Sapi Pada Bayi
Alergi Susu Pada Bayi | Alergi Pada Bayi | Alergi Susu Sapi Pada Bayi
www.cekalergi.com
Ibu menyusui sudah sepatutnya berhati-hati dalam memilih makanan. Pasalnya, makanan yang dikonsumsi oleh ibu akan turut memberi dampak pada kualitas ASI yang nantinya akan menjadi satu-satunya makanan bagi si kecil. Jika ibu tak menjaga makanan maka bisa dipastikan ASI yang dihasilkan pun tidak akan berkualitas baik. Terlebih jika makanan yang dikonsumsi oleh ibu ternyata adalah alergen kuat yang akan turut memberikan dampak berupa alergi pada si kecil. Oleh karena itu Bunda wajib untuk selalu menghindari makanan-makanan yang biasa menyebabkan alergi seperti di bawah ini.

Makanan Penyebab Alergi ASI

Menurut beberapa pakar kesehatan dan dokter, beberapa makanan yang biasa menyebabkan alergi pada anak antara lain susu sapi, kacang tanah, telur dan juga makanan laut. Oleh karena itu diimbau agar setiap ibu menyusui untuk selalu menghindari bahan-bahan makanan ini demi menjaga kesehatan si kecil.

Gejala-Gejala Alergi ASI


Jika Si Kecil mengalami alergi ASI maka Bunda wajib untuk selalu menjaga makanan yang akan dikonsumsi. Beberapa gejala yang biasa muncul pada bayi yang mengalai alergi antara lain ruam pada kulit, batuk, pilek, diare dan juga gejala alergi lain yang bisa lebih ringan dan juga bisa lebih parah. Oleh karena itu jika Si Kecil kedapatan mengalami alergi maka Bunda harus segera meminta pertolongan dari dokter atau rumah sakit agar kondisinya tak semakin memburuk.

Jumat, 19 Agustus 2016

Tips Mengemudi yang Aman di Saat Turun Hujan


Mobil SUV Terbaik | Mobil SUV di Indonesia | Mobil Pilihan Keluarga 2015 
www.nissan.co.id
Saat turun hujan mengemudi menjadi hal yang cukup menantang. Pasalnya jarak pandang yang semakin pendek, jalan yang licin dan kubangan air akan menjadi hambatan bagi siapa saja yang mengemudikan mobil maupun sepeda motor. Berikut ini adalah tips mengemudi yang aman di saat hujan turun bagi semua pengendara.

Periksa tekanan angin pada ban

Hal ini sangatlah penting karena tekanan angin berpengaruh terhadap kestabilan mengemudimu. Sebelum melakukan perjalanan di hari yang sedang turun hujan maka periksalah tekanan banmu terlebih dulu. Jika tekanan ban normal maka perjalananmu akan menjadi aman dan nyaman.

Pastikan rem berfungsi dengan baik

Hal ini adalah hal yang harus kamu lakukan sebelum melakukan perjalanan. Rem yang kurang pakem akan sangat berpengaruh terhadap keselamatan berkendaramu. Biasakan untuk mengecek kondisi rem secara rutin setiap hari.

Pastikan lampu bekerja dengan baik

Komponen paling penting berikutnya adalah lampu. Lampu memiliki fungsi untuk menerangi jalanmu. Namun, di kala hujan turun lampu memiliki fungsi yang lebih banyak lagi. Selain sebagai penerang jalan, lampu juga memberi tanda pada pengendara yang ada di depanmu atau hadapanmu agar mereka tahu bahwa mobilmu ada di dekat mereka.

Pastikan wiper bekerja dengan normal


Saat hujan turun maka komponen paling penting yang wajib bekerja dengan normal adalah wiper. Jika wiper tidak bekerja dengan normal maka dapat dipastikan jika jarak pandangmu akan sangat rendah. Kamu bisa mengalami kecelakaan jika hal ini tidak segera kamu beri perhatian.

Cara Sederhana Ini Akan Mengatasi Radiatormu yang Sering Kepanasan


www.nissan.co.id
Salah satu hal yang sangat mengganggu pada mobil adalah saat mobil mendapatkan masalah berupa radiator yang kepanasan atau overheat. Hal ini akan sangat mengganggu karena sistem pendinginan di mobil terganggu. Hal ini akan berakibat pada kondisi mesin dan kecepatan laju dari kendaraan itu sendiri. Berikut ini adalah beberapa langkah sederhana untuk mengatasi radiator yang terlalu panas.

Buka kap mobil dan diamkan sejenak

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi radiatormu yang terlalu panas adalah dengan membuka kap mesin dan mematikan mesin mobil. Tunggulah beberapa waktu hingga suhu dari mesin turun dengan sendirinya. Lebih baik diamkan mesin dalam keadaan mati dan kap terbuka selama kurang lebih 30-60 menit.

Buka penutup radiator

Hal ini juga cukup penting untuk mengatasi masalah radiator yang terlalu panas. Namun, pastikan radiator sudah dalam keadaan yang tak terlalu panas saat kamu membuka tutup radiatornya. Jika kamu membuka radiator dalam keadaan panas maka air panas di dalam radiator akan menyembur keluar dan ini bisa menyebabkan luka serius yang sangat berbahaya dan bisa mencelakaimu.

Siapkan air radiator cadangan


Saat kamu akan melakukan perjalanan panjang ada baiknya jika kamu mempersiapkan air radiator cadangan terlebih dahulu. Jika ada kamu bisa mempersiapkan air khusus untuk pendingin radiator. Dan jika tak ada maka kamu bisa menggunakan air bersih biasa. Gunakan air radiator ini pada saat dibutuhkan, misal saat air radiator kering atau sudah lama tak diganti dengan yang baru.

Lakukan Cara-Cara Ini Agar Banmu Tak Cepat Aus


www.nissan.co.id
Ban adalah salah satu komponen paling penting selama kamu berkendara. Dengan ban yang baik maka perjalananmu akan terasa nyaman, namun jika ban yang kamu gunakan terasa tidak nyaman maka perjalananmu pun akan terasa tak nyaman. Berikut ini adalah beberapa cara untuk menjaga ban agar tetap awet dan tidak cepat aus.

Lakukan pemeriksaan setiap kali akan menggunakan mobil

Ini adalah salah satu hal penting yang harus kamu lakukan setiap kali akan melakukan perjalanan. Periksalah tekanan angin banmu, hal ini untuk menghindari ban yang kempes atau terlalu keras. Ban yang kempes atau terlalu keras akan memperpendek usia ban itu sendiri.

Jangan memberi beban berlebih pada ban

Jangan menggunakan ban untuk menopang beban yang terlalu berat. Beban yang terlalu berat akan membuat tekanan ban pada aspal terlalu keras sehingga ban akan menjadi lebih cepat tipis. Hal ini akan sangat berpengaruh terhadap usia pakai dari ban tersebut.

Hindari jalanan rusak dan berlubang

Salah satu hal yang bisa kamu lakukan untuk menghindari ban agar tak cepat aus berikutnya adalah dengan menghindari jalanan yang berlubang. Jalanan rusak akan membuat kondisi ban menjadi buruk dan lebih cepat rusak, bocor hingga pecah.

Hindari pengereman mendadak dan tarikan gas terlalu besar


Hal berikutnya yang harus kamu perhatikan untuk menjaga kondisi banmu tetap prima adalah dengan menghindari pengereman mendadak. Rem mendadak akan membuat ban mendapatkan tekanan yang besar dengan aspal sehingga membuat ban cepat aus. Sama halnya dengan penarikan gas yang terlalu spontan, besar dan mendadak. Hal itu juga akan membuat ban cepat aus.